This is default featured post 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured post 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured post 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured post 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured post 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Jumat, 15 Januari 2016

Finally! :)

Selasa, 15 Desember 2015

Alhamdulillah :)

Sama sekali tidak bisa diungkapkan oleh kata-kata apa yang sampai saat ini saya rasakan. Untuk bercerita pun saya tidak tahu harus mulai dari mana. Tetapi yang pasti, hari ini adalah menjadi salah satu hari paling bersejarah dalam hidup saya, karena saya sudah dipastikan mendapat Gelar SE :):):)

Pertama-tama, saya ingin mengucapkan rasa syukur yang tak terhingga kepada Allah SWT karena telah membukakan pintu rezeki dan juga memberikan kesempatan kepada saya untuk bisa merasakan kebahagiaan ini. Lalu saya juga ingin mengucapkan banyak terima kasih kepada orang tua dan juga keluarga saya yang selalu setia mendukung dan menemani saya dalam segala proses yang saya lalui hingga bisa dititik sekarang. Tidak lupa juga untuk orang-orang terdekat saya, yang telah memberikan dukungan secara positif dan tanpa kenal waktu dan juga henti, karena tanpa dukungan dan semangat tersebut, saya tidak bisa berada di titik sekarang. Kemudian saya ingin mengucapkan terimakasih kepada cewe cewe keceh yang selalu memberikan doa, nasehat, semangat dan dukungannya. 

Saya ingin bercerita sedikit mengenai pendidikan yang saya tempuh ini ;)
Kalo bosen karna tulisan saya yang terlalu panjang, tidak usah dibaca tidak apa apa.

Saya lulus D3 pada tanggal 15 Juli 2014, saat itu saya mengambil sebuah judul yang sama sekali tidak sesuai dengan keinginan saya sama sekali. Namun saya mencoba mencintai apapun yang saya tulis demi terselesaikannya gelar diploma saya.

Alhamdulillah sidang D3 saya berjalan dengan lancar, saya bisa menjawab segala pertanyaan yang diajukan oleh penguji saya. Terimakasih untuk dosen penguji D3 saya, yaitu Ibu Rini, Ibu Eva khadijah, Ibu Sussy.

Setelah menyelesaikan sidang D3 saya, saya menempuh perjalanan 1,5 tahun lagi buat menyelesaikan kuliah S1 saya.

Saya lulus S1 pada tgl. 15 September 2015, saat itu perasaan degdegan saya lebih dari sebelum sebelumnya. Sebulan sebelum dapat tgl sidang pun saya sudah mulai strees (jangan ditiru yaa). Tapi setelah menjalani sidang, saya malah merasakan senang saja. Tidak ada perasaan gerogi bahkan gugup. Saya sanggat menikmati sidang saya saat itu. Meskipun dosennya agak kiler dengan pertanyaan yang selalu menjebak saya. Terimakasih untuk para penguji, Ibu Henny Medyawati, Dr. Bapak M. Abdul Mukhyi, Dr. Bpk Zuhad Ichyaudin, Dr.

Inilah hari yang saya tunggu tunggu, pada tgl. 15 Desember 2015 saya resmi dilantik oleh Rektor Universitas Gunadarma, Ibu Margiyanti, SE, MM. Perasaan bahagia yang sungguh luar biasa saya rasakan. Segala sesuatunya seperti mimpu yang menjadi kenyataan dalam kehidupan saya kali ini. Maju kedepan panggung, berjalan untuk bertemu dengan rektor. Lalu turun dan duduk kembali dikursi wisudawan. Bersama 2500 mahasiswa acara tersebut dimulai dengan khidmat. Ibu Bapak saya pun pasti bangga melihat saya dari atas bangku sana. 

Buat temen seperjuangan saya yang dari daftar sidang, sidang, sampai wisudaan kita bareng bareng. Buat Dewi aprilia, Dian (ndut), ranu yang slalu nemenin kemana pun saya pergi hehehe.

Begitulah cerita dari kegiatan saya selama ini. Sekali lagi, saya ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh pihak yang tidak bisa saya sebutkan satu persatu. Dan jangan lupa, tetap semangat. Tidak ada yang terlambat! :)

Love
NAH

KAMU

Matahari tlah terbenam, bersama semua cerita hari ini.
Banyak kata yang hanya mampu terbeku
Meski mata terus menatap.
Lantunan rasa mulai menjuntai ke langit-langit.
Begitu banyak cerita yang hanya bisa menjadi rahasia.
Suara itu merdu, sangat merdu.
Seperti sebuah alunan bait yang tak terputuskan.
Terdenger lantang namun tak membuat luka.
Semakin dalam terdengar, semakin hanyut aku dalam rasa terdalam.
Hening.. kini mulai hening
Lantunan kata itu tlah berhenti
Betapa terkejutnya jiwaku, kini ia menatapku
Tatapan itu seakan mencengkram pandanganku
Langkahnya pun menuju tempatku berdiri
Aku terdiam, menatapnya pilu.
Gemuruh hatiku mulai beradu, mengajakku ingin sekali berlari.
Huuufffff... hela nafasku mulai teratur
Lalu ia melewatiku, sambil menebar senyum.
Kamu, yang kini hanya bisa kulihat dari kejauhan
Kamu, yang kini hanya bisa kuuntarakan dalam sebuah kata
Kamu, yang kini selalu menjadi bagian doaku
Kamu, yang kini hanya bisa kukagumi
Bukan baitan kata puitis yang membuatku terpukau
Bukan barisan kata pujaan yang membuatku terpana
Namun.. lantunan ayat suci yang kau lantunkan
Membuat hatiku teriris
Membuat jiwaku beku
Membuat nadiku terhenti
MasyaAllah... betapa terlihat jelas surga didepanku
Namun hanya kupandangi dalam tatapan.
Indahnya suaramu menjejukan hati.

-Karna yang ganteng berdurasi, tapi yang membaca Al-qur'an yang dapat menyejukan hati-

NAH👏

AKU

Orang yang sukses bukanlah orang yang tak pernah terjatuh.
Bahkan mungkin ia pernah tak mampu bangkit dan berdiri kembali ketika harapannya terkikis.
Ia gagal berulang kali, jatuh ratusan kali, sakit sekian puluh kali.
Hal yang paling menyakitkan dalam hidupnya adalah berharap kepada manusia.
Namun ia selalu berusaha bangkit, semangat untuk membeli omongan manusia yang mencemoh dan menyakitkannya.
Lalu akuu ??
Aku hanya pasrah pasrah pasrah pada takdir.
Jiwaku tak mampu menahan
Hatiku terus menangis.
Luka dan fikiran yang selalu menghantui malam malamku
Hidup terus berlanjut, hidup perlu uang. Semua pake uang.
Fikiran itu selalu merasuk dalam sukma.
Aku tak ingin mati dengan percuma.
Namun jiwaku letih.
Berjalan pun rasanya sudah lemah.
Lari pun terlalu lambat.
Hentikan pesimismu ini..

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More