This is default featured post 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured post 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured post 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured post 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured post 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Kamis, 12 Mei 2016

Surat Kecil Untuk Tuhan

YaAllah... aku emang bukan anak yang baik.
YaAllah... aku memang bukan anak yang pandai.
Tapi aku adalah anak yang selalu berusaha ingin membahagiakan orangtuaku.

YaAllah... aku rela menangis
YaRabb... aku rela terluka dan kecewa
Tapi jangan biarkan ibu bapakku bersedih
Jangan biarkan ibu bapakku kecewa

YaAllah... aku menyayangi mereka
YaAllah... aku mengasihi mereka
Aku hanya ingin membahagiakan mereka disisa umurku

YaAllah... jika air mataku dapat menghapus ribuan dosa masalaluku, akan aku lakukan
YaAllah... jika air mataku dapat membuat hatiku dekat denganmu, akan aku lakukan

Aku hanya ingin menangis yaAllah
Aku hanya ingin menangis yaRabb

Mengapa aku tak bisa membahagiakan ibu bapakku
Mengapa aku tak bisa membanggakan ibu bapakku

YaAllah.. aku tulis surat kecil ini untukmu
Aku harap engkau membacanya, mendengarkannya, dan mengabulkannya
YaAllah.. aku titip bahagia orangtuaku
Jangan biarkan mereka sedih dan kecewa
Aku sayang mereka yaAllah...

Selasa, 10 Mei 2016

All about kak icha

Minggu, 08 Mei 2016

Hari yang di tunggu2 banget. Tau nggak kenapa? Karna hari ini adalah hari dimana pertemuan sama idola saya tercapai.
Saya bahagia, meskipun capek dan lelah harus naik motor dari Bekasi - Kelapa gading.
Modal nekat doang, gak tau dimana letak acaranya. Kayak anak ilang, untung ada temennya yang nemenin jalan2 kesana haha.

Pas sampe di mall nya, malah bingung tempat acaranya dimana. Karna mall nya gede banget. Dan saya gak tau lokasinya persis sebelah mana. Sambil jalan muter2 sampe akhirnya nemu tempat acaranya. Saya gak langsung duduk, karna harus nungguin temen ASL yang lainnya. 

Sekitar setengah jam lah, anak2 yang lain muncul. Kita kenalan karna sebelumnya memang saya belom pernah ketemu dan hanya kenal lewat grup line saja. Yaa begitulah ada yang baik ramah ada juga yang jutek banget tanpa senyuman hihi.

Pas icha dateng langsung pecah emosinya, lihatnya udah terpanah banget. Cantik banget dia, senyum terus lagi. Aaa pokoknya bener terpesona deh. 

Rabu, 02 Maret 2016

Rahasia dibalik Rahasia


Kisah nyata yg diceritakan oleh Ustadz Yusuf Mansur di Kampus UI beberapa bulan lalu. Dengan gaya khas beliau bercerita : “Ada kawan saya yang pengen banget anaknya jadi 'Pengusaha Tambang'. Lantas sejak anak itu masuk SMA, kawan saya ini udah giatin ibadah. . Tahajud oke, . Dzikir oke, . dan Wirit oke, . Sedekah pun oke juga... Beliau pengen anaknya bisa kuliah di ITS atau ITB, jadi 'Ahli Tambang'. Hingga pada saat anak ini kelas 12 (SMU kelas 3), Bapaknya jual motor satu-satunya yang beliau miliki untuk disedekahkan, berharap Rahmat dan kelancaran dari Allah untuk test anaknya. Anaknya ikut seleksi SBMPTN ambil di ITB dan ITS, ambil mandiri juga. Ambil jurusannya gak jauh-jauh dari 'Pertambangan & Metalurgi' sebab udah jadi cita-citanya dari dulu. Singkat cerita, ini anak kagak lolos SBMPTN. Masih lega sebab masih ada cadangan yang lewat mandiri. Mandiri ITB pun gak lolos. Si bapak bingung "kok Allah gak ngabulin impiannya sih?" Dia kepengen anaknya jadi 'Ahli Tambang' biar punya manfaat buat ummat di kemudian hari. Bapaknya pun sudah kehabisan biaya untuk ikut test dan bimbel karena untuk ini & itu pasti perlu banyak biaya. Akhirnya pasrah, si anak memutuskan untuk kerja. Gak jadi tukang tambang tapi 'Jadi Supir Pribadi'... Jauh sekali dari yang diharapkan Bapaknya. Si anak Tawakkal kepada Allah... Pasrah sepasrah-pasrahnya sama Allah. Sambil yakin “Pasti Allah baek ama gue, ini semua pasti ada Hikmahnya ”. Nah… Kebetulan si anak ini jadi 'Supir Boss Besi' di Surabaya. Tiap hari ini anak anterin boss nya ke tempat-tempat pengumpul 'Besi Bekas' di daerah Jawa. Dari Banten sampe ke Jatim udah di datengin semua buat ketemu klien. Si Boss ngajarin ini anak : » gimana memilih Besi yg Bagus, » dimana beli Besi Bagus, » dan kemana harus dijual. Singkat cerita... 2 tahun sudah ini anak kerja jadi 'Supir si Boss Besi'. Si Boss Besi gak punya anak lelaki, akhirnya si boss putuskan dgn istrinya: “Bu, anak ini amanah, cukup cerdas, biar dia aja yg pegang usaha kita, jadi kita tinggal ngawasin dia aja!”. Hati anak ini bergetar. Betapa Allah mengabulkan permintaan ayahnya. Ia sekarang jadi 'Pengusaha Tambang Besi! Subhanallah..... Bahkan ketika temen-temennya yang lolos di pertambangan ITS dan ITB masih kuliah, dia yg kemarin gak lolos 'Udah Jadi Pengusaha'. Lucunya... Ketika si anak ini menginterview calon karyawan nya lalu melihat CV nya, ternyata si calon karyawan ini lulusan ITB yg seangkatan dengannya, gumamnya dalam hati : “ehmmm saingan gue dulu nih.”. Yang lolos masih jadi karyawan tapi yg gak lolos malah jadi boss. Heran kan? Gak usah heran! Inilah cara Allah yang kita tidak dapat bocorannya saat itu Ente bisa punya mimpi jadi dokter... Lalu Allah beri ente penghalang menuju mimpi itu, tapi kalo ente jernih memandang Allah, maka : ~~~~~~~~~~~~~~~~~ 'Kegagalan' bukanlah Penghalang. ~~~~~~~~~~~~~~~~~ Itu justru jalan tol ente semua menuju kesuksesan yg telah Allah rencanakan. Yusuf Mansur 3 kali ditolak di IAIN Jakarta (sekarang UIN), berkali-kali ditolak di UI, tapi sekarang… Alhamdulillah.... Yusuf Mansur diundang jadi tamu kehormatan di UI... yang waktu itu lolos? Belum tentu.” Yuk terus doakan anak2 qt. Semoga memotivasi kita semua! Semangat menginspirasi!” Insya Allah..

Minggu, 28 Februari 2016

Perpisahan Mengajariku Arti Pertemuan

Huuuuuuuffffttt ...
Hela nafasku kian panjang kali ini, rasa yang tadinya berdentum kenyang kini mulai redup menghilang.

Untuk ke sekian kalinya (sudah ketiga kali), aku harus memendam semua perasaan yang selalu kusimpan demi lelaki yang aku kagumi sedari dulu.

Entah mengapa seperti semua sudah diatur oleh yang Maha Kuasa setiap ketetapan yang aku jalani kali ini.

Aku selalu bertanya Mengapa ? Tapi aku lupa untuk bertanya pada diriku Kapan ?

Dulu beberapa tahun yang lalu, sekitar 3tahun yang lalu. Aku sempat mengenal laki laki yang gagah, tampan, dan pekerja keras. Bukan bukan itu yang aku kagumi. Tapi karna laki laki itu sangat paham dan mengerti mengenai Agama.

Iyaa, aku dari dulu memang menyukai dan mengagumi laki laki yang berkelebihan dibidang Agamanya. Meskipun aku tak sebaik baiknya dihadapan oranglain dan Allah swt.

Perkenalan yang singkat, hanya 1tahun saja kita berkenalan. Kemudian laki laki itu ingin segera menikah dan membina rumah tangga. Karna statusku yang masih mahasiswa, aku mundur tak mengelak untuk membiarkannya memilih wanita lain.

Singkat cerita, ia akhirnya menikah dengan wanita yang tak jauh pandai Agamanya seperti dirinya. Sungguh beruntungnya wanita itu.

Lalu lanjut perkenalan kedua ku dengan seorang laki laki asal Cirebon. Kita kenal memang karna kita berteman dekat, aku banyak sharing tentang apapun terhadapnya. Bahkan karna sharing itu banyak pemikiran pemikiran yang aku rasa tidak mungkin dibukakan olehnya.

Tapi aku hanya bisa mengagumi nya saja, karna meskipun ia tampan, pinter. Lagi lagi aku hanya bisa memendam perasaan jauh jauh dalam lubuk hati. Perasaan kagum yang hanya hinggap dihati.

Singkat cerita lalu ia menikah dengan wanita pilihannya, lagi lagi aku harus kehilangan laki laki temen berbagi sharing agama dengannya. Mana mungkin aku bisa curhat, sementara ia sudah berstatus suami orang. Bisa dianggap perusak rumah tangga orang aku nanti (logat agak batak2) haha

Selanjutnya perkenalan ku yang ketiga. Laki laki ini adalah orang sekampung halaman ku. Tidak juga sih, karna aku kan tinggal di bekasi hehe.
Kami sudah kenal saat beberapa tahun yang lalu, namun hanya sebulan saja kami berkenalan tiba tiba ia seperti hilang tertelan bumi. (Serem sih ya ketelen bumi haha)

Usut punya usut ternyata dia punya pacar saat itu. Entahlah berapa lama mereka berpacaran. Aku pun sempat dilabrak karena deket dengannya. Padahal jalan bareng saja tak pernah, tapi udah dilabrak saja aku.

Nah beberapa tahun kemudian, akhir akhir ini sih. Eh beberapa minggu yang lalu. Kami dekat, tapi gak deket banget juga. Cuman kami sering banget sharing soal agama.
Entah dia yang bertanya, entah pula aku yang bertanya. Pokoknya kita banyak soal tukar pikiran.

Nah dia juga orang yang memperkenalkan ku pada sebuah lembaga gerakan ODOJ (one day one juz), pasti kalian sering denger kalimat itu kan? Iyaa, aku diperkenalkan oleh dia untuk bisa ikut mengaji sehari satu juz. Awalnya aku gak ngerti, bingung. Kemudian diberikan arahan sama dia, odoj itu seperti apaa.

Satu bulan yang lalu pun, aku hampir 14hari bisa melaksanakan solat Malam. (Bukannya sombong ya) itu juga karna arahan dan bimbingannya. Nah disitu lah letak ke kaguman ku sama seorang pria.

Jarang banget kan lelaki jaman sekarang yang masih mau susah payah ngebimbing oranglain buat istiqomah bareng bareng. Surga berasa dekat banget sama calon lelaki soleh begitu hihiiihii...

Dari pertama kenal, aku memang telah mengaguminya. Lagi lagi karna ia mempunyai kelebihan dibidang Agama. Iyaaa, entah mengapa aku selalu menyukai laki laki yang berkelebihan Agama. Selain ia bisa mengajariku kelak, aku merasa nyaman ketika sharing dan bertukar pikiran.

Dan untuk ketiga kalinya, ia pun akan menikah kembali dengan taaruf an nya. Wanita yang dipilih nya itu.

Huuuuuuuuuffffffffffftttt
Ketika aku kehilangan satu orang, lalu Allah memberi ganti yang lain. Kemudian aku kehilangan kembali, dan Allah mengantinya kembali. Begitu seterusnya.

Rahasia hidup memang tak seindah yang kubayangkan. Hanya Ikhlas adalah tombak utama untuk tetap menjalani kehidupan.
La tahzan innallaha Ma'ana...

"Aku cemburu pada bidadari surga, karna ia diciptakan untuk para lelaki shalih. Sedangkan aku harus memperbaiki diri agar ia cemburu padaku".

Salam
Lia.

Jumat, 15 Januari 2016

Finally! :)

Selasa, 15 Desember 2015

Alhamdulillah :)

Sama sekali tidak bisa diungkapkan oleh kata-kata apa yang sampai saat ini saya rasakan. Untuk bercerita pun saya tidak tahu harus mulai dari mana. Tetapi yang pasti, hari ini adalah menjadi salah satu hari paling bersejarah dalam hidup saya, karena saya sudah dipastikan mendapat Gelar SE :):):)

Pertama-tama, saya ingin mengucapkan rasa syukur yang tak terhingga kepada Allah SWT karena telah membukakan pintu rezeki dan juga memberikan kesempatan kepada saya untuk bisa merasakan kebahagiaan ini. Lalu saya juga ingin mengucapkan banyak terima kasih kepada orang tua dan juga keluarga saya yang selalu setia mendukung dan menemani saya dalam segala proses yang saya lalui hingga bisa dititik sekarang. Tidak lupa juga untuk orang-orang terdekat saya, yang telah memberikan dukungan secara positif dan tanpa kenal waktu dan juga henti, karena tanpa dukungan dan semangat tersebut, saya tidak bisa berada di titik sekarang. Kemudian saya ingin mengucapkan terimakasih kepada cewe cewe keceh yang selalu memberikan doa, nasehat, semangat dan dukungannya. 

Saya ingin bercerita sedikit mengenai pendidikan yang saya tempuh ini ;)
Kalo bosen karna tulisan saya yang terlalu panjang, tidak usah dibaca tidak apa apa.

Saya lulus D3 pada tanggal 15 Juli 2014, saat itu saya mengambil sebuah judul yang sama sekali tidak sesuai dengan keinginan saya sama sekali. Namun saya mencoba mencintai apapun yang saya tulis demi terselesaikannya gelar diploma saya.

Alhamdulillah sidang D3 saya berjalan dengan lancar, saya bisa menjawab segala pertanyaan yang diajukan oleh penguji saya. Terimakasih untuk dosen penguji D3 saya, yaitu Ibu Rini, Ibu Eva khadijah, Ibu Sussy.

Setelah menyelesaikan sidang D3 saya, saya menempuh perjalanan 1,5 tahun lagi buat menyelesaikan kuliah S1 saya.

Saya lulus S1 pada tgl. 15 September 2015, saat itu perasaan degdegan saya lebih dari sebelum sebelumnya. Sebulan sebelum dapat tgl sidang pun saya sudah mulai strees (jangan ditiru yaa). Tapi setelah menjalani sidang, saya malah merasakan senang saja. Tidak ada perasaan gerogi bahkan gugup. Saya sanggat menikmati sidang saya saat itu. Meskipun dosennya agak kiler dengan pertanyaan yang selalu menjebak saya. Terimakasih untuk para penguji, Ibu Henny Medyawati, Dr. Bapak M. Abdul Mukhyi, Dr. Bpk Zuhad Ichyaudin, Dr.

Inilah hari yang saya tunggu tunggu, pada tgl. 15 Desember 2015 saya resmi dilantik oleh Rektor Universitas Gunadarma, Ibu Margiyanti, SE, MM. Perasaan bahagia yang sungguh luar biasa saya rasakan. Segala sesuatunya seperti mimpu yang menjadi kenyataan dalam kehidupan saya kali ini. Maju kedepan panggung, berjalan untuk bertemu dengan rektor. Lalu turun dan duduk kembali dikursi wisudawan. Bersama 2500 mahasiswa acara tersebut dimulai dengan khidmat. Ibu Bapak saya pun pasti bangga melihat saya dari atas bangku sana. 

Buat temen seperjuangan saya yang dari daftar sidang, sidang, sampai wisudaan kita bareng bareng. Buat Dewi aprilia, Dian (ndut), ranu yang slalu nemenin kemana pun saya pergi hehehe.

Begitulah cerita dari kegiatan saya selama ini. Sekali lagi, saya ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh pihak yang tidak bisa saya sebutkan satu persatu. Dan jangan lupa, tetap semangat. Tidak ada yang terlambat! :)

Love
NAH

KAMU

Matahari tlah terbenam, bersama semua cerita hari ini.
Banyak kata yang hanya mampu terbeku
Meski mata terus menatap.
Lantunan rasa mulai menjuntai ke langit-langit.
Begitu banyak cerita yang hanya bisa menjadi rahasia.
Suara itu merdu, sangat merdu.
Seperti sebuah alunan bait yang tak terputuskan.
Terdenger lantang namun tak membuat luka.
Semakin dalam terdengar, semakin hanyut aku dalam rasa terdalam.
Hening.. kini mulai hening
Lantunan kata itu tlah berhenti
Betapa terkejutnya jiwaku, kini ia menatapku
Tatapan itu seakan mencengkram pandanganku
Langkahnya pun menuju tempatku berdiri
Aku terdiam, menatapnya pilu.
Gemuruh hatiku mulai beradu, mengajakku ingin sekali berlari.
Huuufffff... hela nafasku mulai teratur
Lalu ia melewatiku, sambil menebar senyum.
Kamu, yang kini hanya bisa kulihat dari kejauhan
Kamu, yang kini hanya bisa kuuntarakan dalam sebuah kata
Kamu, yang kini selalu menjadi bagian doaku
Kamu, yang kini hanya bisa kukagumi
Bukan baitan kata puitis yang membuatku terpukau
Bukan barisan kata pujaan yang membuatku terpana
Namun.. lantunan ayat suci yang kau lantunkan
Membuat hatiku teriris
Membuat jiwaku beku
Membuat nadiku terhenti
MasyaAllah... betapa terlihat jelas surga didepanku
Namun hanya kupandangi dalam tatapan.
Indahnya suaramu menjejukan hati.

-Karna yang ganteng berdurasi, tapi yang membaca Al-qur'an yang dapat menyejukan hati-

NAH👏

AKU

Orang yang sukses bukanlah orang yang tak pernah terjatuh.
Bahkan mungkin ia pernah tak mampu bangkit dan berdiri kembali ketika harapannya terkikis.
Ia gagal berulang kali, jatuh ratusan kali, sakit sekian puluh kali.
Hal yang paling menyakitkan dalam hidupnya adalah berharap kepada manusia.
Namun ia selalu berusaha bangkit, semangat untuk membeli omongan manusia yang mencemoh dan menyakitkannya.
Lalu akuu ??
Aku hanya pasrah pasrah pasrah pada takdir.
Jiwaku tak mampu menahan
Hatiku terus menangis.
Luka dan fikiran yang selalu menghantui malam malamku
Hidup terus berlanjut, hidup perlu uang. Semua pake uang.
Fikiran itu selalu merasuk dalam sukma.
Aku tak ingin mati dengan percuma.
Namun jiwaku letih.
Berjalan pun rasanya sudah lemah.
Lari pun terlalu lambat.
Hentikan pesimismu ini..

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More